Pengertian
Green
Science adalah aplikasi paradigma atau pola berpikir ramah
lingkungan untuk mengembangkan kehidupan masyarakat yang ramah lingkungan. Untuk menerapkan prinsip Green
Science dalam suatu daerah membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang kuat dan
baik antara Pemerintah dan setiap stackeholders yang ada di suatu daerah
tertentu.
Green Technology
adalah
integrasi antara teknologi modern dan
ilmu lingkungan yang diaplikasikan untuk melestarikan pemenuhan kebutuhan
masyarakat secara berkelanjutan di masa depan tanpa merubah lingkungan dan
sumber daya alam.
Tujuan
Di masa depan green techonology akan
dianggap sebagai tujuan dari kehidupan manusia karena manusia tidak bisa terus
menerus menggunakan teknologi yang menyebabkan dampak negatif terhadap
lingkungan dan setiap bentuk kehidupan yang bergantung kepada lingkungan. Peran
kitalah sebagai manusia yang senantiasa harus menjaga planet bumi dari
kerusakan dan kehancuran.
Teknologi hijau bertujuan untuk
menemukan dan mengembangkan cara-cara untuk menyediakan kebutuhan bagi manusia
tanpa menyebabkan kerusakan lingkungan atau pengurangan sumber daya alam yang
cepat di planet bumi. Salah satu contoh alternatif teknologi konvensional yang
diterapkan guna mengaplikasikan konsep teknologi hijau adalah proses
pendaur-ulangan sampah, upaya ini dapat memberikan pengurangan yang signifikan
terhadap efek negatif pada lingkungan yaitu mengurangi jumlah limbah dan polusi
yang dihasilkan dari kegiatan yang dilakukan oleh manusia.
Prinsip utama pada Konsep Green
Technology meliputi 3 hal yaitu :
1.
Kenyamanan Sosial
2.
Ekonomis
3. Ramah Lingkungan
Konsep penerapan teknologi hijau
secara umum memiliki beberapa tujuan utama yang memilki prioritas untuk
dapat diterapkan dalam kehidupan manusia, yaitu :
1.
Keberlangsungan – Upaya untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat secara terus menerus di masa depan tanpa merusak
atau menghabiskan sumber daya alam
2.
Pendaur-ulangan sampah – Upaya untuk
mengakhiri siklus barang sekali pakai, dengan menciptakan produk yang
sepenuhnya dapat diperoleh kembali atau digunakan kembali
3.
Pengurangan Sumber Sampah – Upaya
untuk mengurangi sumber limbah dan polusi dengan mengubah pola produksi dan
pola konsumsi.
Konsep Greentech diterapkan untuk membantu manusia
dari teknologi yang paling sederhana hingga teknologi yang paling mutakhir
untuk mencapai kehidupan yang nyaman, ekonomis dan ramah lingkungan. Pada
dasarnya konsep Greentech yang diterapkan dalam menciptakan produk
adalah untuk meminimalkan bahan baku, mengefisiensikan proses, dan
memaksimalkan output produk tetapi menghasilkan sampah yang minimal. Hal ini
selaras dengan prinsip yang ada di konsep Greentech.
Penggolongan Greentech dalam
berbagai tipe disesuaikan dengan penerapannya antara lain :
1. Energi
Menekan angka pencemaran karbon ke
udara dengan mengurangi pengunaan bahan bakar energi yang berasal dari fosil.
Kita ketahui bersama sumber energi fosil memiliki potensi yang terbatas dan
menghasilkan dampak yang tidak baik bagi lingkungan yaitu menghasilkan
pencemaran karbon, hal ini akan berdampak buruk bagi bumi apabila tidak diambil
tindakan.
2.Bangunan
Konsep green building atau bangunan
ramah lingkungan didorong menjadi tren dunia bagi pengembangan properti saat
ini. Bangunan ramah lingkungan ini punya kontribusi menahan laju pemanasan
global dengan membenahi iklim mikro.
3.Chemistry
Green Chemistry adalah suatu
falsafah atau konsep yang mendorong desain dari sebuah produk ataupun proses
yang mengurangi ataupun mengeliminir penggunaan dan penghasilan zat-zat
(substansi) berbahaya.
4.Nanotechnology
Green Nanotechnology merupakan
pengembangan dari clean technology yang merupakan suatu upaya untuk
meminimalisasi potensi resiko kerusakan lingkungan dan manusia yang terkait
dengan pembuatan dan penggunaan produk nanoteknologi serta untuk mendorong
penggantian produk yang ada dengan produk nano baru yang lebih ramah
lingkungan.






